Monday, August 24, 2009

Mulazamatu ash shaalihin

Assalamualaikum Wr Wb…
“Dari Mu’adz bin Jabal ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman ,”Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai karena aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku.”
(HR. Ahmad)
……
Salah satu manfaat menjalin persahabatan dengan orang-orang shalih adalah mereka ibarat cermin yang menjadi petunjuk kondisi hati kita. Disisi lain, mereka bisa menjadikan kita tersadar dan lebih banyak mengukur diri sendiri untuk mendapatkan suatu keinginan.

Ikhwah wa akhwat rahimahullah…….
Dalam persahabatan seperti ini, kita dan mereka ibarat sebuah kumpulan orang yang berada dalam sebuat kapal. Seperti yang diilustrasikan oleh Rasulullah SAW ,kaum beriman mirip seperti sekelompok orang yang berada didalam kapal. Satu kelompok berada dibawah dan satu kelompok berada diatas. Kita semua memiliki peran sendiri-sendiri didalam kapal tersebut ,agar terus berjalan, menembus badai, terhindar dari batu karang. Kita semua mempunyai fungsi untuk saling mengingatkan agar kapal yang dikendarai tidak karam atau tenggelam bersama air laut. Maka pelanggaran yang dilakukan oleh anggota penumpang kapal, harus diluruskan. Tidak boleh didiamkan. Sebab pelanggaran itu, bisa berakibat pada kebinasaan seluruh penumpang kapal.
Coba sambungkan ilustrasi tersebut dengan perkataan Sufyan Ats Tsauri, “Apabila seseorang melakukan perbuatan dosa, kemudian karena saying, saudaranya tidak marah kepadanya maka kasih saying itu bukan karena Allah. Sebab jika karena Allah tentu ia marah terhadap orang yang menentang Allah meskipun saudaranya sendiri.”

Itulah hakikat lain tentang kebutuhan kita akan hadirnya saudara di jalan Allah SWT. Itulah prinsip lain yang mendasari keperluan kita mengikatkan diri dengan persahabatan di jalan Allah. Abu Hurairah RA pernah mengatakan “Manusia (hamba) yang dihadapkan kepada Allah pada hari kiamat lalu Allah SWT berkata :”Apakah kamu mencintai seorang teman dekat karena Aku agar Aku memberi karunia kepadamu ?” Maka cintailah orang-orang shalih dan bersahabatlah dengan mereka sebab mereka mempunyai kedekatan dengan Allah pada hari kiamat.”

Imam Yahya bin Muadz Ar Razi rahimahullah mengatakan : “Obat hati itu ada 5 : Membaca AlQuran dengan tadabbur, puasa, shalat malam , kusyu dan tunduk di waktu sahur dan berteman dengan orang orang shalih.”
Mirip dengan perkataan Umar bin Khatab RA, “Tidak ada yang tersisa dari dunia kecuali tiga : “Membaca Al Quran, tahajud diwaktu malam dan berteman dengan para saudara di jalan Allah SWT,” Ini artinya , kehidupan yang lekat dengan dunia, bisa bangkit, hidup dan menjadi bersih dengan tiga hal tersebut.
Perhatikanlah bagaimana Imam Yahya bin Muadz Ar Razu rahimahullah dan Umar bin Khatab RA, menyebutkan kedudukan pertemanan ,persahabatan ,persaudaraan di jalan Allah sebagai salah satu dari nilai kehidupan yang begitu mahal harganya. Tali ukhuwwah dengan orang-orang shalih ,menjadi sederajat dengan kedudukan tahajud diwaktu malam dan membaca AlQuran.

Sudahkah antum dan anti mendapatkan lingkungan orang-orang shalih yang bisa menghidupkan jiwa…??? Kalau belum carilah orang-orang itu, saudaraku. Ikatlah diri kita kepada mereka, sebelum waktu mengakhiri usia kita. Kita sangat memerlukan kebersamaan seperti itu. Sampai kebersamaan itu pula yang mengiringi langkah hingga tiba dititik akhir, menuju ridho Allah SWT….
…….
“Sesungguhnya Allah SWT pada hari Kiamat berseru ,”Dimana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku ? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindunganKu, pada hari yang tidak ada perlindungan , kecuali perlindunganKu”
(HR Muslim)
…..
Wassalamualaikum Wr… Wb…

0 comments:

Post a Comment